Pipa Air PDAM Rusak Akibat Banjir

BOBONG, LELEMUKU.COM - Selamat datang di Lelemuku, saat ini anda sedang membaca berita dan informasi terbaru dari Kabupaten Pulau Taliabu. Silahkan melanjutkan untuk membaca informasi selengkapnya.

LK.com, TALIABU – Pipa Air Minum Milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ibu Kota Bobong Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara Pecah dan terputus akibatnya Krisis Penyaluran air  Kepada Warga masyarakat di tiga Desa itu.

Pipa yang rusak akibat banjir

Dari informasi yang di himpun media ini ditempat kejadian pipa pecah atau kerusakan pada air banjir, salah satu aksesoris perpipaan yang terdapat di dalam arus kebabanjiran di lokasi Jembatan 1 Ratahaya terjadi, kamis (30/7/) hingga sekarang belum selesai diperbaiki.”Adapun spesifikasi accessories transmisi lama yang mengalami pecah (kerusakan) yaitu Pipa Cast Iron dan Steel diameter 10×6000 mm. Debit produksi aliran air yang hilang selama pipa transmisi terputus sebanyak 3 batang pipa accessories ” kata Dirut PDAM  Pulau Taliabu,  Suwandi Sabila.

Dirut Utama ini menyampaikan kepada Warga Masyarakat Desa Bobong, Desa Wayo, Dusun Fangahu dan Ratahaya Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan  untuk pelanggan setia kami. karena xejauh ini masih dalam proses pekerjaan satu pekan kedepan.”Estimasi pekerjaan untuk perbaikan tersebut kurang lebih seminggu lagi dimulai dari Tanggal 05 Agustus 2020, sampai selesai ” ujarnya. (dhi)

The post Pipa Air PDAM Rusak Akibat Banjir appeared first on Lintas Khatulistiwa.

Terima kasih karena anda telah membaca berita terbaru dari Pemkab Taliabu, silahkan bagikan informasi ini kepada rekan-rekan anda.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0